Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

3 Tips Bangkit Dari Perasaan "Menjadi Orang Gagal"

Orang Gagal

Pernah merasa jadi orang yang gagal?, atau sedang ada di fase menghadapi ujian kegagalan?. Target besar yang belum tercapai, hidup serasa buntu dan begitu-begitu saja atau bahkan merasa putus asa dan memilih mengakhiri semuanya. Sudahlah… #Hush, Astaghfirullah…

Sobat sekalian, pertama dan yang paling utama adalah buang semua perasaan itu. Buang jauh pikiran itu. “Kamu adalah apa yang kamu pikirkan”, pernah dengar nasihat ini?. Artinya, kalau kita berpikir bahwa kita adalah orang yang gagal, maka kegagalan demi kagagalan akan datang menghampiri. Begitupun sebaliknya.

Perasaan dan pikiran “jadi orang gagal” kadang datang karena kita tak mampu menghargai kesuksesan kecil yang berhasil kita lakukan. Bangun dan beraktivitas lebih awal, mampu meluangkan waktu untuk membaca buku atau informasi yang bermanfaat, memilih untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang tidak produktif dan tak membawa faedah adalah contoh kesuksesan kecil yang mungkin sobat sekalian sudah capai.

Fokus dengan targetan besar memang perlu. Namun, jangan sampai kita menyepelekan hal-hal kecil yang telah mampu kita lakukan. Karena, kesuksesan besar bermula dari kesuksesan-kesuksesan kecil. Tangga ke seribu, diraih harus dengan melewati tangga ke satu, dua dan seterusnya.

Saat kita mampu menghargai setiap prestasi diri kita dan mensyukurinya, insyaa Allah akan banyak kesuksesan lain yang menghampiri. “Barang siapa yang bersyukur atas nikmat yang Allah berikan, maka akan Allah tambah nikmat atasnya” (Tafsir QS. Ibrahim ayat 7), dan setiap keberhasilan, juga kesuksesan kecil tidak lain itu adalah nikmat dari Allah SWT.

So, sebenarnya sobat sekalian memiliki bibit-bibit kesuksesan untuk kelak menjemput kesuksesan besar. Namun, kadang kita tidak menyadarinya. Nah, berikut 3 tips sederhana dari Saya supaya sobat bisa menjaga semangat berjuang dan tentunya tidak mudah “merasa jadi orang gagal”

1. Milikilah Buku Pribadi

Buku ini nantinya akan berisi deretan kesuksesan-kesuksesan kecil yang berhasil sobat sekalian lakukan setiap harinya. Catet!.

Jangan remehkan sekecil apapun keberhasilan yang sobat sekalian lakukan. Itu bukti bahwa sobat sekalian mampu dan bisa. Insyaa Allah setiap kesuksesan kecil yang mampu kita lakukan adalah bibit dari kesuksesan besar di masa yang akan datang.

Apa saja yang harus ditulis?. Simpel saja, sobat sekalian bisa cek kebiasaan buruk apa yang mau ditinggalkan dan kebiasaan baik apa saja yang mau dibiasakan atau ditingkatkan. Saat berhasil meninggalkan kebiasaan buruk dan melakukan kebiasan baik, maka tulislah.


2. Buat Target Harian

Jangan biarkan hari-hari berlalu tanpa menyelesaikan target harian. Dan jangan lupa untuk menuliskannya di buku pribadi tersebut. Sebelum tidur, sembari mensyukuri segala hal yang telah didapati hari ini, cobalah menyusun target-target untuk hari esok.


3. Sesekali Bukalah Buku Pribadi Tersebut

Saat futur melanda, saat merasa putus asa cobalah buka kembali buku pribadi sobat, lihat dan ingat kembali deretan-deretan keberhasilan yang pernah sobat sekalian capai. Hal itu mungkin akan membantu sobat sekalian agar api semangat perjuangan tetap menyala. Dan tentunya, sobat sekalian akan tersadarkan bahwa banyak kesuksesan yang pernah sobat sekalian capai. Syukurilah dan terus semangat.

Semoga bermanfaat.

Follow Me